Berbicara tentang pembangunan nasional, tidak akan pernah ada habisnya.
Pembangunan yang merupakan bagian mendasar dalam peradaban suatu negara pasti akan
diprioritaskan. Salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional adalah pembangunan
ekomoni. Negara dapat dikatakan sebagai negara maju, berkembang dan terbelakang
dikarenakan faktor pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara. Tidak heran banyak negara yang memprioritaskan pembangunan ekonomi sebagai tujuan awal dalam pembangunan
negaranya.
Pembangunan
ekonomi di Indonesia masih belum stabil. Hal tersebut dikarena tidak meratanya dalam pembangunan. Sentralisasi pembangunan banyak dilakukan di kota-kota besar,
yang akhirnya menimbulkan perbedaan yang nyata antara daerah kota dan daerah yang jauh dari
kota. Salah Satunya adalah pembangunan di perdesaan dapat dikatakan daerah yang jauh dari kota.
Pusat administratif terkecil dapat dilihat di desa. Desa merupakan
daerah yang sangat istimewa. Hal tersebut dapat dilihat dalam suatu desa mempunyai
adat, budaya, kebiasaan, potensi, sampai pada proses politik dalam pemilihan kepala
desa. Keistimewaan desa tersebut masih kurang disadari oleh sebagian orang atau
memang mereka cenderung melihat kota. Inilah yang mengakibatkan banyaknya urbanisasi
dari desa ke kota. Urbanisas mengakibatkan penduduk desa yang kebanyakan para
pemuda akhirnya lebih memilih meninggalkan desanya untuk mengadu nasib di kota.
Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus, perlu upaya serius dan strategis untuk
mengatasi ketimpangan pembangunan yang
ada di kota dan desa.
Salah satu program yang cukup efektif dalam mengatasi masalah ini adalah
PSP-3 (Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan) Program ini merupakan
program unggulan dari Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Tujuan
program ini tidak lain adalah untuk mendelegasikan pemuda unggul yang ada di
Indonesia untuk mengabdikan dirinya di desa. Dengan harapan desa tersebut akhirnya
mampu berdikari dan dapat mempunyai keunggulan lokal sebagai kekuatan ekonomi yang mempunyai berdaya saing tinggi.
Tugas utama dari peserta program PSP-3 dalam pembangunan daerah perdesaan ada tiga hal yakni; kegiatan Penggerakan, kegiatan pendampingan dan kegiatan kemandirian. Melalui kegiatan penggerakan diharapkan mampu untuk mengaktifkan atau membangun kegiatan masyarakat yang ada di perdesaan. Kegiatan pendampingan diharapkan mampu untuk mengawal roda pemerintahan yang ada di perdesaan sekaligus kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di perdesaan. Melalui kegiatan kemandirian diharapkan para peserta program PSP-3 mampu menjadi pribadi yang mandiri sekaligus mendukung kemandirian masyarakat di daerah penempatan.
![]() |
| Foto bersama setelah acara penutupan pembekalan peserta PSP-3 |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar